Teruntuk kamu

 24 April 2017
Teruntuk kamu yang membuatku berharap tinggi,
Terimakasih untuk segala waktu dan pukulan berharga ini,
Tanpa jatuh, aku tak pernah tau rasanya bangkit.
Tanpa luka, aku tak pernah tau pedihnya sebuah harap.
Terimakasih sudah meyakinkan dengan sebegitu  yakin lalu dihancurkan begitu saja.
Aku hanya lupa, kamu juga manusia biasa yang sama seperti yang lainnya
Aku hanya lupa, bahwa kata tak selalu sama dengan hati
Aku selalu menutup telinga atas apapun yang mereka katakan.
Bahkan saat sekelilingku menyerukan nada dan tanda tidak suka, aku tetap memilih untuk percaya denganmu waktu itu
Bahkan saat mereka memberitahukan ku bagaimana tabiat aslimu, aku tetap saja percaya dengan pilihanku
Salahku..
Aku yang begitu percaya, membiarkan diri ini tertipu dan terperdaya.
Aku yang membiarkan diriku luka padahal aku bisa menangkisnya lebih dulu
Aku terlalu lemah untuk mengakhiri segala hal yang memang harus aku akhiri
Aku terlalu lemah untuk mengakui bahwa pilihanku kali ini salah.
Teruntuk kamu, lelaki yang pernah menyublin senyumku,
Jika seandainya waktu bisa ku ulang, aku tak ingin ada kata "kita"
Jika seandainya waktu bisa ku ulang, bahkan satu detikpun tak akan kubiarkan kamu masuk kehidupku
Jika seandainya waktu bisa ku ulang, aku ingin kembali dengannya sebelum kamu
Karena nyatanya, aku telah benar-benar salah menempatkan hatiku untukmu
Karena nyatanya, kamu adalah lelaki yang tidak pernah pantas hadir dihidupku.
Teruntuk kamu, sudah puaskah membuang waktuku cuma cuma?
Teruntuk kamu,  lukaku akan selalu ada bahkan saat kamu sudah tiada.




12.21



Diana 



Nb : Catatan ini aku temukan di salah satu kertas dilemari waktu aku lagi packing pindahan. Makanya baru di up sekarang. btw, keren kan? hehehe

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Surat Terbuka Untuk Diriku Sendiri

Untuk yang sedang jatuh

Bingung Mau Buat Judul Apa HEHEHE