KARENA SEMUA ADA WAKTUNYA
Kerap kali hidup hanya memberikan dua pilihan, hitam atau putih, benar atau salah. Namun, nyatanya hidup ini lebih rumit dari sekedar menilai dan mengelompokkan. Bagaimana jika kaki membawa ke zona abu-abu? Memang bukan salah takdir karena aku percaya, takdir pun tak lepas dari hasil keputusan diri sendiri.
Untukmu yang dulu memberi tenang, namun kini memberi kenang
Terimakasih pernah singgah dalam hidupku, menjadi bagian dari cerita cintaku. Terimakasih telah membuatku jatuh dan cinta.
Jika diberi kesempatan untuk bertemu denganmu, sebatas satu menit dalam hidupku, ingin sekali ku katakan bahwa alu telah menemukan penggantimu. Yang dengan sabar menuntunku dari jatuh. Aku ingin kamu memahami bahwa aku sangat baik-baik saja. Setelah itu, berkata didepanmu perihal "Aku telah melupa pernah terluka"
"Aku tidak memaksamu untuk membalas cintaku dan mau bersamaku, tapi aku mohon bukalah hatimu, bukan hanya untuk aku, tapi untuk siapapun yang ingin masuk dalam hidupmu, berikan mereka kesempatan untuk sedikit saja masuk dalam hatimu. Jangan biarkan hatimu tertutup sedemikian lama hanya untuk seseorang yang bahkan tidak memberikan harapan kepadamu"
Aku minta maaf kepadamu dan kepada siapapun yang pernah mencoba masuk kedalam hatiku. Sumpah maafkan aku atas segala penolakan yang pernah aku lakukan. Bukan aku tidak mau menerimamu atau siapapun itu, tapi aku tidak mau menyakiti hati seseorang hanya karena hatiku masih belum mengikhlaskan seseorang yang lain.
Aku tidak mau seakan aku memberikan harapan, dan kemudian aku menjatuhkannya. Jujur jauh dalam hatiku aku memang masih berharap untuk pada akhirnya aku dapat berssamanya, walaupun saat ini terlihat tidak mungkin.
Tuhan yang memberikan perasaan ini kepadaku dan aku yakin Dia punya alasan kenapa ia masih mempertahankan perasaan ini tinggal dalam hatiku, walaupun sejuta kali aku meminta untuk menghilangkannya jika itu yang terbaik. Aku mohon pengertianmu, jika aku memang belum bisa membuka hati untuk mu dan untuk siapapun. Aku yakin tuhan yang akan membukakan hati ini untuk seseorang yang tepat, bisa saja itu kamu atau siapapun,, ini hanya masalah waktu.
Tuhan masih punya alasan untuk mempertahankan perasaan ini ada dalam hatiku. Jadi untuk yang terakhir kalinya aku mohon pengertianmu dan jangan paksa aku untuk membuka hati sekarang.
Untukmu yang dulu memberi tenang, namun kini memberi kenang
Terimakasih pernah singgah dalam hidupku, menjadi bagian dari cerita cintaku. Terimakasih telah membuatku jatuh dan cinta.
Jika diberi kesempatan untuk bertemu denganmu, sebatas satu menit dalam hidupku, ingin sekali ku katakan bahwa alu telah menemukan penggantimu. Yang dengan sabar menuntunku dari jatuh. Aku ingin kamu memahami bahwa aku sangat baik-baik saja. Setelah itu, berkata didepanmu perihal "Aku telah melupa pernah terluka"
"Aku tidak memaksamu untuk membalas cintaku dan mau bersamaku, tapi aku mohon bukalah hatimu, bukan hanya untuk aku, tapi untuk siapapun yang ingin masuk dalam hidupmu, berikan mereka kesempatan untuk sedikit saja masuk dalam hatimu. Jangan biarkan hatimu tertutup sedemikian lama hanya untuk seseorang yang bahkan tidak memberikan harapan kepadamu"
Aku minta maaf kepadamu dan kepada siapapun yang pernah mencoba masuk kedalam hatiku. Sumpah maafkan aku atas segala penolakan yang pernah aku lakukan. Bukan aku tidak mau menerimamu atau siapapun itu, tapi aku tidak mau menyakiti hati seseorang hanya karena hatiku masih belum mengikhlaskan seseorang yang lain.
Aku tidak mau seakan aku memberikan harapan, dan kemudian aku menjatuhkannya. Jujur jauh dalam hatiku aku memang masih berharap untuk pada akhirnya aku dapat berssamanya, walaupun saat ini terlihat tidak mungkin.
Tuhan yang memberikan perasaan ini kepadaku dan aku yakin Dia punya alasan kenapa ia masih mempertahankan perasaan ini tinggal dalam hatiku, walaupun sejuta kali aku meminta untuk menghilangkannya jika itu yang terbaik. Aku mohon pengertianmu, jika aku memang belum bisa membuka hati untuk mu dan untuk siapapun. Aku yakin tuhan yang akan membukakan hati ini untuk seseorang yang tepat, bisa saja itu kamu atau siapapun,, ini hanya masalah waktu.
Tuhan masih punya alasan untuk mempertahankan perasaan ini ada dalam hatiku. Jadi untuk yang terakhir kalinya aku mohon pengertianmu dan jangan paksa aku untuk membuka hati sekarang.
Komentar
Posting Komentar